Membeli tanah atau rumah bukan hanya soal harga yang cocok. Banyak pembeli justru menghadapi masalah setelah transaksi karena kurang teliti saat memilih pejabat yang menangani akta. Di tengah meningkatnya perhatian publik pada keamanan dokumen pertanahan dan maraknya pembahasan soal digitalisasi layanan kenotariatan dan pertanahan pada 2026, kebutuhan untuk cek PPAT terdaftar menjadi semakin penting. Langkah sederhana ini bisa membantu Anda mengurangi risiko salah prosedur, akta bermasalah, hingga potensi sengketa di kemudian hari.
Bagi pembeli pertama, istilah notaris dan PPAT sering dianggap sama. Padahal, dalam urusan peralihan hak atas tanah, posisi PPAT sangat krusial karena pejabat inilah yang berwenang membuat akta-akta pertanahan tertentu. Karena itu, sebelum menandatangani dokumen apa pun, ada baiknya Anda memahami cara memeriksa status PPAT, mengenali tanda layanan yang profesional, dan menyiapkan dokumen sejak awal.